Senin, 18 November 2013

Dampak Sosial dari Interaksi Manusia dan Internet

Internet adalah alat yang ampuh untuk berbagi informasi. Itu juga merupakan cara bagi orang untuk berkomunikasi satu sama lain. Email, chat room, dan pesan instan membantu orang tetap berhubungan. Orang menggunakan internet untuk tujuan praktis juga. Beberapa toko atau bank online sehari-hari. Agar buku lain, tiket film, atau hampir apapun yang anda bisa bayangkan online.
Internet sangat luas sehingga menemukan informasi yang Anda butuhkan adalah seperti pergi pada berburu harta karun. Untungnya, ada alat untuk memandu Anda dalam pencarian Anda. Salah satu alat ini adalah World Wide Web. web membantu orang menemukan informasi di internet. Buktinya bahwa dengan alat yang tepat dan keterampilan, Anda dapat menemukan hampir apa saja di internet.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam situs jejaring sosial ternyata memiliki dampak secara psikologis baik positif maupun negatif. dampak psikologis positif yang dapat diperoleh antara lain adanya keterbukaan diri yang tidak terbatas yang berguna untuk memenuhi kebutuhan afiliasi seseorang, memperoleh validasi sosial, meningkatkan kontrol sosial, meraih pengklarifikasian diri, dan melatih pengekspresian diri.
Akan tetapi, keterbukaan diri dalam dunia maya juga memiliki dampak negatif yaitu berkurangnya aspek privasi dalam diri seseorang. padahal privasi memiliki fungsi untuk mengembangkan identitas pribadi, melakukan evaluasi diri, dan membantunya mengembangkan dan mengelola perasaan otonomi diri (personal autonomy). Otonomi ini meliputi perasaan bebas, kesadaran memilih dan kemerdekaan dari pengaruh orang lain.
Selain 2 aspek psikologis diatas, dampak lain yang dapat muncul akibat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam jejaring sosial adalah bisa terjadi kurangnya kontak sosial di dunia nyata karena seseorang lebih senang untuk berinteraksi melalui dunia maya.

Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet ( warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman 

PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM LINGKUP TRANSPERSONAL

I.                    Pendahuluan
a.         Latar belakang

Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

b.         Rumusan masalah
1.       Bagaimana dampak social internet terhadap pengguna internet?
2.       Bagaimana  pola interaksi antar pengguna internet?

c.          Tujuan
1.       Dapat mengetahui dampak social terhadap pengguna pengguna internet.
2.       Dapat mengetahui pola interaksi antar pengguna internet.

II.                  Anallisa dan Pembahasan

Internet adalah alat yang ampuh untuk berbagi informasi. Itu juga merupakan cara bagi orang untuk berkomunikasi satu sama lain. Email, chat room, dan pesan instan membantu orang tetap berhubungan. Orang menggunakan internet untuk tujuan praktis juga. Beberapa toko atau bank online sehari-hari. Agar buku lain, tiket film, atau hampir apapun yang anda bisa bayangkan online.
Internet sangat luas sehingga menemukan informasi yang Anda butuhkan adalah seperti pergi pada berburu harta karun. Untungnya, ada alat untuk memandu Anda dalam pencarian Anda. Salah satu alat ini adalah World Wide Web. web membantu orang menemukan informasi di internet. Buktinya bahwa dengan alat yang tepat dan keterampilan, Anda dapat menemukan hampir apa saja di internet.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam situs jejaring sosial ternyata memiliki dampak secara psikologis baik positif maupun negatif. dampak psikologis positif yang dapat diperoleh antara lain adanya keterbukaan diri yang tidak terbatas yang berguna untuk memenuhi kebutuhan afiliasi seseorang, memperoleh validasi sosial, meningkatkan kontrol sosial, meraih pengklarifikasian diri, dan melatih pengekspresian diri.
Akan tetapi, keterbukaan diri dalam dunia maya juga memiliki dampak negatif yaitu berkurangnya aspek privasi dalam diri seseorang. padahal privasi memiliki fungsi untuk mengembangkan identitas pribadi, melakukan evaluasi diri, dan membantunya mengembangkan dan mengelola perasaan otonomi diri (personal autonomy). Otonomi ini meliputi perasaan bebas, kesadaran memilih dan kemerdekaan dari pengaruh orang lain.
Selain 2 aspek psikologis diatas, dampak lain yang dapat muncul akibat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam jejaring sosial adalah bisa terjadi kurangnya kontak sosial di dunia nyata karena seseorang lebih senang untuk berinteraksi melalui dunia maya.
Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet ( warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman 
III.                Kesimpulan
Internet adalah alat yang ampuh untuk berbagi informasi. Itu juga merupakan cara bagi orang untuk berkomunikasi satu sama lain. Email, chat room, dan pesan instan membantu orang tetap berhubungan. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam situs jejaring sosial ternyata memiliki dampak secara psikologis baik positif maupun negatif. dampak psikologis positif yang dapat diperoleh antara lain adanya keterbukaan diri yang tidak terbatas yang berguna untuk memenuhi kebutuhan afiliasi seseorang, memperoleh validasi sosial, meningkatkan kontrol sosial, meraih pengklarifikasian diri, dan melatih pengekspresian diri.
IV.                Referensi
Hamilton, J. 2005. Internet: Straight to the Source. United States. ABDO Publishing
http://syadyside.wordpress.com/2011/03/18/dampak-psikologis-dari-perkembangan-teknologi-informasi-komunikasi-dalam-situs-jejaring-sosial/

Minggu, 17 November 2013

Psikoterapi Dalam Internet

Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang. Komputer sebagai media komunikasi,yaitu komunikasi antara seseorang individu dan individu lain dilakukan melalui komputer. 

Teknologi online juga membuat sangat sederhana untuk berpartisipasi dalam dukungan komunitas dan kelompok. Walaupun internet dikembangkan pada tahun 1960 penelitian lain yang menunggunakan komputer untuk membiarkan individu berkomunikasi atau berbicara untuk perangkat lunak Program.

Perangkat lunak ini disebut ELIZA, adalah sebuah program perangkat lunak yang ditulis oleh Joseph Weizenbaum di 1960 untk meniru komunikasi seorang terapis.Ini adalah contoh pertama dari komputer dimediasi interaksi menggunakan bentuk yang sangat sederhana dari psikoterapi.

E-Terapi adalah sebuah modalitas psikoterapi baru yang menyediakan klien cara mengakses seorang profesional kesehatan mental secara online.e-terapi yang sering dilakukan melalui komunikasi e-mail dengan terapis,hal ini juga dapat termasuk chat dan koferensi video, meskipun ini kurang sering digunakan. Juga disebut sebagai terapi online.

PSIKOTERAPI: PSIKOLOGI KLINIS DALAM INTERNET

I.                   Pendahuluan

a.       Latar belakang
Di California, sebuah studi baru menunjukkan, pengguna internet yang mengalami ketergantungan ketika mereka sedang online, memiliki tanda-tanda perubahan di dalam otak yang mirip dengan pecandu alkohol. Lalu bagaimanakah cara mengatasinya?

b.      Rumusan masalah
1.       Apa yang dimaksud dengan psikoterapi?
2.       Apa saja macam aplikasi psikoterapi dalam internet?
3.       Adakah dampak dari psikoterapi dalam interne?

c.       Tujuan
1.       Dapat memahami yang dimaksud dengan psikoterapi.
2.       Dapat mengetahui macam aplikasi psikoterapi dalam internet.
3.       Dapat mengetahui dan memahami dampak dari psikoterapi dalam internet.

II.                Analisa dan Pembahasan

Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang. Komputer sebagai media komunikasi,yaitu komunikasi antara seseorang individu dan individu lain dilakukan melalui komputer. Teknologi online juga membuat sangat sederhana untuk berpartisipasi dalam dukungan komunitas dan kelompok. Walaupun internet dikembangkan pada tahun 1960 penelitian lain yang menunggunakan komputer untuk membiarkan individu berkomunikasi atau berbicara untuk perangkat lunak Program.

Perangkat lunak ini disebut ELIZA, adalah sebuah program perangkat lunak yang ditulis oleh Joseph Weizenbaum di 1960 untk meniru komunikasi seorang terapis.Ini adalah contoh pertama dari komputer dimediasi interaksi menggunakan bentuk yang sangat sederhana dari psikoterapi.

E-Terapi adalah sebuah modalitas psikoterapi baru yang menyediakan klien cara mengakses seorang profesional kesehatan mental secara online.e-terapi yang sering dilakukan melalui komunikasi e-mail dengan terapis,hal ini juga dapat termasuk chat dan koferensi video ,meskipun ini kurang sering digunakan.Juga disebut sebagai terapi online.

Dampak positif dari psikoterapi online ini antara lain; dapat mengikuti tes secara gratis, hasilnya dengan cepat dapat diketahui, dapat melakukan tes berkali-kali, dan dapat dilakukan kapan saja.
Dampak negatifnya; hasil yang didapatkan kurang akurat karena kita tidak dapat berkonsultasi kepada psikolog secara langsung, alat tes psikologi bisa saja jadi tak rahasia lagi, dan lain sebagainya.

III.             Kesimpulan
Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang. Komputer sebagai media komunikasi,yaitu komunikasi antara seseorang individu dan individu lain dilakukan melalui komputer. Teknologi online juga membuat sangat sederhana untuk berpartisipasi dalam dukungan komunitas dan kelompok serta menyediakan psikoterapi secara online.

Sabtu, 16 November 2013

Fungsi, Jenis, dan Dampak Tes Psikologi Online

Tes Psikologi online berfungsi sebagai seleksi jika digunakan untuk memilih individu-individu yang cocok/sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan melalui media online atau lewat interner. misalnya tes masuk suatu lembaga pendidikan atau tes seleksi jabatan tertentu. Berdasarkan hasil-hasil tes psikologis yang dilakukan, pimpinan lembaga dapat memutuskan calon-calon pelamar yang dapat diterima dan menolak calon-calon lainnya tanpa harus bertemu secara langsung.
Fungsi Klasifikasi tes psikologi online yaitu mengelompokkan individu-individu dalam kelompok sejenis dari hasil tes psikologi yang dilakukan secara online tersebut. Misalnya mengelompokkan siswa yang mempunyai masalah sejenis, sehingga dapat diberi bantuan yang sesuai dengan masalahnya. Tes ini juga berfungsi untuk menjelaskan profil seseorang, baik kepribadian, tingkahlaku, kemampuan, minat dan bakat dan sebagainya hanya dengan melalu tes online tersebut.
Salah satu contoh tes psikologi yang ada di internet adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah salah satu tes yang dapat mengukur kepribadian seseorang secara online.
Diantaranya tes psikologi di internet memiliki manfaat yang sama dengan tes psikologi pada umumnya yaitu :
1.       Untuk menyeleksi individu yang sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan dan sesuai kebutuhan akademik atau pekerjaan masing masing. Misalnya tes masuk lembaga atau pendidikan tertentu tanpa ada pertemuan langsung dan menghemat waktu serta biaya.
2.       Untuk mengelompokkan individu dalam kelompok jenis kepribadian dan minat dari hasil tes psikologi secara online.
3.       Untuk menjelaskan kepribadian seseorang baik tingkah laku kemampuan minat dan bakat secara cepat dan online.
 Dibawah ini ada 3 jenis tes yang sering dipakai oleh pengguna internet yaitu :
1.       Tes logika atau penalaran
Tes ini biasanya berupa deret huruf, angka maupun gambar. Hal yang diukur dari tes ini adalah kemampuan kita untuk memahami pola pola atau kecenderungan tertentu yang diwujudkannya dalam bentuk gambar.
2.       Tes Matematika
Tes psikologi secara online salah satunya memuat tentang tes matematika dasar pada umumnya.Tes matematika ini memuat tentang hal hal seputar deret bilangan, penjumlahan,  pengurangan, perkalian, dan pembagian. 
3.       Tes verbal
Tes ini menguji kemampuan berbahasa seseorang. Tes ini biasanya terdiri dari sinonim dan antonym kata atau penalaran verbal yang berupa soal yang diharuskan mengerti wacana tertentu.
Tes psikologi online memiliki dampak positif dan negative yaitu:
o   Dampak Positif
1.       Tes psikologi di internet dapat mempercepat proses kegiatan tes psikologi tidak seperti tes psikologi pada umumnya yang dilakukan secara langsung yang dapat memakan berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk mengetahui hasilnya. Dengan tes psikologi online dapat cepat untuk mendapatkan hasil tes.
2.       Tes Psikologi online dapat menghemat biaya karena rata-rata banyak tes psikologi yang diselenggerakan gratis bahkan bebas bagi penggunannya.
3.       Menghemat waktu karena tidak memakan waktu yang lama untuk menyelesaikan tes psikologi secara online.

o   Dampak Negatif
1.       Salah satu dampak yang negative yaitu hasil tes psikologi secara online terkadang tidak akurat dan tidak terjamin kebenaran soal dan hasilnya jika dibandingkan dengan tes psikologi yang dilakukan secara langsung.

2.       Kebenaran soal dan aturannya tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3.       Seseorang menjadi individualis karena berfikir dia dapat melakukan sesuatu dengan sendiri tanpa bantuan orang lain.



TES PSIKOLOGI ONLINE

I.                    Pendahuluan
a.       Latar belakang
Perkembangan zaman akan teknologi internet semakin memudahkan pengguna fasilitas untuk melakukan sesuatu. Bagi para pencari tenaga kerja tidak perlu repot-repot melakukan pertemuan fisik dengan konsultan yang akan melakukan kerjasama untuk mencari kandidat atau sumber daya manusia yang diinginkan kriteria. Keduanya sama-sama diuntungkan dengan menghemat energy, waktu dan biaya. Bahkan mereka tidak perlu repot untuk mengatur jadwal. Sekarang beragamnya fasilitas internet juga memungkinkan melakukan tes psikologi secara online yang terjamin kerahasiaanya.
b.      Rumusan masalah
1.       Apa saja fungsi serta manfaat tes psikologi online?
2.       Apa dampak positif dan negatif dari test psikologi online?
c.       Tujuan
1.       Dapat memahami fungsi serta manfaat tes psikologi online.
2.       Dapat mengetahui dampak positif dan negatif tes psikologi online.
II.                  Analisa dan Pembahasan
Tes Psikologi online berfungsi sebagai seleksi jika digunakan untuk memilih individu-individu yang cocok/sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan melalui media online atau lewat interner. misalnya tes masuk suatu lembaga pendidikan atau tes seleksi jabatan tertentu. Berdasarkan hasil-hasil tes psikologis yang dilakukan, pimpinan lembaga dapat memutuskan calon-calon pelamar yang dapat diterima dan menolak calon-calon lainnya tanpa harus bertemu secara langsung.
Fungsi Klasifikasi tes psikologi online yaitu mengelompokkan individu-individu dalam kelompok sejenis dari hasil tes psikologi yang dilakukan secara online tersebut. Misalnya mengelompokkan siswa yang mempunyai masalah sejenis, sehingga dapat diberi bantuan yang sesuai dengan masalahnya. Tes ini juga berfungsi untuk menjelaskan profil seseorang, baik kepribadian, tingkahlaku, kemampuan, minat dan bakat dan sebagainya hanya dengan melalu tes online tersebut.
Salah satu contoh tes psikologi yang ada di internet adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah salah satu tes yang dapat mengukur kepribadian seseorang secara online.
Diantaranya tes psikologi di internet memiliki manfaat yang sama dengan tes psikologi pada umumnya yaitu :
1.       Untuk menyeleksi individu yang sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan dan sesuai kebutuhan akademik atau pekerjaan masing masing. Misalnya tes masuk lembaga atau pendidikan tertentu tanpa ada pertemuan langsung dan menghemat waktu serta biaya.
2.       Untuk mengelompokkan individu dalam kelompok jenis kepribadian dan minat dari hasil tes psikologi secara online.
3.       Untuk menjelaskan kepribadian seseorang baik tingkah laku kemampuan minat dan bakat secara cepat dan online.
 Dibawah ini ada 3 jenis tes yang sering dipakai oleh pengguna internet yaitu :
1.       Tes logika atau penalaran
Tes ini biasanya berupa deret huruf, angka maupun gambar. Hal yang diukur dari tes ini adalah kemampuan kita untuk memahami pola pola atau kecenderungan tertentu yang diwujudkannya dalam bentuk gambar.
2.       Tes Matematika
Tes psikologi secara online salah satunya memuat tentang tes matematika dasar pada umumnya.Tes matematika ini memuat tentang hal hal seputar deret bilangan, penjumlahan,  pengurangan, perkalian, dan pembagian. 
3.       Tes verbal
Tes ini menguji kemampuan berbahasa seseorang. Tes ini biasanya terdiri dari sinonim dan antonym kata atau penalaran verbal yang berupa soal yang diharuskan mengerti wacana tertentu.
Tes psikologi online memiliki dampak positif dan negative yaitu:
      o   Dampak Positif
1.       Tes psikologi di internet dapat mempercepat proses kegiatan tes psikologi tidak seperti tes psikologi pada umumnya yang dilakukan secara langsung yang dapat memakan berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk mengetahui hasilnya. Dengan tes psikologi online dapat cepat untuk mendapatkan hasil tes.
2.       Tes Psikologi online dapat menghemat biaya karena rata-rata banyak tes psikologi yang diselenggerakan gratis bahkan bebas bagi penggunannya.
3.       Menghemat waktu karena tidak memakan waktu yang lama untuk menyelesaikan tes psikologi secara online.
o   Dampak Negatif

1.       Salah satu dampak yang negative yaitu hasil tes psikologi secara online terkadang tidak akurat dan tidak terjamin kebenaran soal dan hasilnya jika dibandingkan dengan tes psikologi yang dilakukan secara langsung.

2.       Kebenaran soal dan aturannya tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3.       Seseorang menjadi individualis karena berfikir dia dapat melakukan sesuatu dengan sendiri tanpa bantuan orang lain.

III.                Kesimpulan

Tes psikologi online mempunyai 3 fungsi yaitu fungsi seleksi, klasifikasi, dan deskripsi. Salah satu contoh tes psikologi yang ada di internet adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah salah satu tes yang dapat mengukur kepribadian seseorang secara online. Tiga tes yang sering dipakai adalah tes matematika, tes logika atau penalaran, dan tes verbal. 

IV.                Referensi  

Computer Supported Cooperation Work

Pada dasarnya , CSCW melampaui teknologi itu sendiri membangun dan melihat bagaimana orang bekerja dalam kelompok dan organisasi dan dampak teknologi pada proses-proses . CSCW telah membawa sebagian besar dari penyatuan antara ilmuwan sosial dan teknologi sebagai pengembang bekerja sama untuk mengatasi kedua masalah non-teknis teknis dalam ruang pengguna yang sama . Sebagai contoh, banyak R & D profesional yang bekerja dengan CSCW adalah ilmuwan komputer yang telah menyadari bahwa faktor-faktor sosial memainkan peran penting dalam pengembangan sistem kolaboratif . Di sisi lain , banyak ilmuwan sosial yang memahami meningkatnya peran teknologi dalam dunia sosial kita menjadi " teknologi " yang bekerja di laboratorium R & D untuk mengembangkan sistem koperasi .


            Istilah Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang dihadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaan mereka. [1]. Pada kesempatan yang sama pada tahun 1987, Dr. Charles Findley mempresentasikan konsep collaborative learning-work. Menurut [2], CSCW mengangkat isu seputar bagaimana aktivitas-aktivitas kolaboratif dan koordinasi didalamnya dapat didukung teknologi komputer. Beberapa orang menyamakan CSCW dengan groupware, namun yang lain mengatakan bahwa groupware merujuk kepada wujud nyata dari sistem berbasis komputer, sedangkan CSCW berfokus pada studi mengenai kakas dan teknik dari groupware itu sendiri, termasuk didalamnya efek yang timbul baik secara psikologi maupun sosial.



           Definisi yang diajukan mempertegas perbedaan di antara dua konsep ini: CSCW adalah sebuah istilah generik, yang menggabungkan pengertian bagaimana orang bekerja dalam sebuah kelompok dengan teknologi pendukung berupa jaringan komputer, Perangkat keras, Perangkat lunak terkait, layanan, dan teknik. 


Selama bertahun-tahun, penelitian CSCW utama telah berfokus pada pemahaman dan mengembangkan teknologi yang dapat mendukung interaksi langsung dalam kelompok kecil. pada kenyataannya, lapangan sering didefinisikan dalam istilah 'kerja kelompok' atau bahkan 'kelompok kecil'. muka dengan muka percakapan secara implisit diambil sebagai paradigma interaksi manusia, dan dibandingkan semua bentuk lain dari interaksi manusia dipandang sebagai miskin. Motivasi untuk fokus ini secara umum kebutuhan diduga untuk teknologi yang dapat membantu bekerja sama aktor untuk meniru interaksi langsung seperti melalui jarak fisik.