Sabtu, 02 November 2013

PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM LINGKUP INTERPERSONAL

I.                    Pendahuluan

a.       Latar belakang
Setiap pengguna internet memiliki peran tersendiri dalam berinteraksi didalam dunia maya. Peran social seseorang dalam berinteraksi di dalam dunia maya juga menentukan perilaku atau kelakuan oarng itu sendiri. Seperti peran negative atau perilaku yang dilakukan seseorang akan membawa peran negative juga, tidak hanya terhadap diri sendiri melainkan terhadap masyarakat luas.

b.      Rumusan Masalah
1.       Bagaimana peranan social individu dalam internet?
2.       Apakan dampak negative dari perilaku individu?

c.       Tujuan
1.       Dapat memahami peran social dan prososial individu dalam internet
2.       Dapat mengetahui dan memahami dampak negative dari perilaku negative individu

II.                  Analisa dan Pembahasan

A.      Peran Sosial Individu

Dengan setiap teknologi baru, hampir selalu ada periode terkait re-ogranisasi sosial dan kultur dan refleksi, dan kadang-kadang bahkan kecemasan dan konflik. Hampir selalu ada juga banyak pembicara jurnalis, ulama, dan orang biasa mencoba untuk memahami apa yang mereka ketahui dan mendengar tentang perkembangan teknologi baru. Sering mitos populer tentang teknologi baru dapat menjadi ekstrim, cenderung membesar-besarkan dampak negatif atau positif mereka percaya bahwa teknologi akan memiliki pada masyarakat, interaksi sosial, dan psikologis individu. Setiap peran sosial adalah serangkaian hak, kewajiban, harapan, norma, dan perilaku seseorang yang harus dihadapi dan dipenuhi. Model ini didasarkan pada pengamatan bahwa orang-orang bertindak dengan cara yang dapat diprediksikan, dan bahwa kelakuan seseorang bergantung pada konteksnya, berdasarkan posisi sosial dan faktor-faktor lain. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong.Determinisme teknologi karena melihat teknologi sebagai besar 'penggerak dan pengocok' balik transformasi sosial yang besar pada tingkat intuisi, interaksi sosial dan kognisi individu.


B.      Dampak Negatif dalam Penggunaan Internet

Secara singkat , ada aktivitas seksual di dunia internet yang lebih daripada pendidikan erotis . Ini berarti berbagai website dan sumber daya online yang menawarkan berbagai informasi kesehatan seksual . Bahkan , jika Anda menjalankan pencarian seks melalui google , ada kemungkinan untuk menemukan sebuah website yang menawarkan nasihat seks yang lebih aman seperti Anda menemukan porno webcam . Terutama bagi orang-orang yang mungkin tidak sebaliknya dapat mengakses sensitif atau berpotensi menghadapi ancaman informasi online , sumber daya internet seperti cara yang lebih nyaman untuk mencari tahu segala macam informasi dan saran . Salah satu contoh yang baik yang bisa kita pikirkan adalah para remaja peduli isu-isu seputar penyakit infeksi menular seksual atau kehamilan dan saran kontrasepsi . Mungkin juga orang dengan pertanyaan tentang orientasi seksual mereka . Dengan mengenali fungsi ini lebih pendidikan atau informasi dari internet , kita lebih mampu untuk dimasukkan ke dalam perspektif semua asumsi negatif tentang seks atau 'seks perspektif negatif' didalam internet.

Sementara peneliti menggunakan istilah seperti penggunaan internet bermasalah atau patologis, bukti empiris untuk menetapkan bahwa gangguan tersebut ada tetap terbatas. bagi pengguna yang pergi online untuk seel dukungan emosional, chatting, dan bermain game yang sangat interaktif, internet secara sosial membebaskan, yang prozac komunikasi. Ini berarti bahwa orang-orang menunjukkan perilaku antisosial lebih baik dalam berkomunikasi dalam maya daripada dunia nyata. Peneliti juga telah mencoba link 'kecanduan internet' dengan perilaku adiktif lainnya seperti perjudian patologis, kecanduan seksual, perdagangan obsesif, belanja  kompulsif dan gila kerja. Semua perilaku khusus dari kegiatan, mengatakan penelitian terkait dengan penggunaan internet yang berlebihan.

III.                Kesimpulan
Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong. Sementara dampak negative dari perilaku individu dalam internet seperti perilaku adiktif lainnya seperti perjudian patologis, kecanduan seksual, perdagangan obsesif, belanja  kompulsif dan gila kerja. Semua perilaku khusus dari kegiatan, mengatakan penelitian terkait dengan penggunaan internet yang berlebihan.

IV.                Referensi

Gackenbach. 2007. Psychology and the Internet: Intrapersonal,Interpersonal, and transpersonal implications. Kanada. Academic Press.

Minggu, 27 Oktober 2013

Aspek Psikologis & Demografis Pengguna Internet

A.      Aspek Psikologis dari  Individu Pengguna Internet

Sebagian riset akademik yang telah dilakukan mengenai facebook memfokuskan pada bagaimana penguna menampilkan identitas diri dan terkait dengan isu privasi. Melihat banyaknya jumlah informasi yang ditampilkan oleh pengguna facebook, kecenderungan terbukanya informasi yang mereka tampilkan serta kurangnya control pengguna akan privasi, Gross dan Acquisti mengemukakan bahwa kemungkinan besar pengguna mempertaruhkan keamanan diri mereka di dunia nyata (offline) sekaligus di dunia maya (online).

Isu privasi dan keamanan diri dalam penggunaan situs jejaring social umumnya tidak terdefinisikan atau tidak disadari secara luas. Kita dapat melihat sendiri dalam berbagai jenis interaksi seringkali transaksi serta data-data pengguna tersebar secara eksplisit tersebar disitus jejaring social. Selain itu terdapat karakteristik dalam komunikasi bermediasi computer yang dianggap rentan menyebabkan dampak  negative di internet, yaitu anonimitas. Anonimitas ini mendorong kea rah timbulnya disembodiment, sebuah identitas yang tidak tergantung atau dibatasi oleh tampilan fisik. Seperti yang diungkapkan oleh Turkle(1995) “anda dapat menjadi siapa saja di internet. Anda dapat sepenuhnya menciptakan identitas baru sesuai keinginan”.

B.      Aspek Demografis dari Individu Pengguna Internet

Situs jejaring social memiliki beragam fitus teknis. Namun pada umunya, mereka memuat dan memperlihatkan profil penggunanya serta daftar teman yang juga merupakan pengguna dalam system tersebut. Umumnya profil disusun berdasarkan pernyataan yang mengacu pada usia, gender,  lokasi, dan “tentang saya”. Biasanya pengguna dapat mengetahui gender pengguna lain berdasarkan nama atau foto profil yang diunggah pengguna lain. Ini digunakan untuk memperkenalkan diri kepada dunia maya tentang siapa dan bagaimana tentang dirinya.

Berangkat dari studi mengenai komunikasi interpersonal dan media, para peneliti telah mengembangkan tipologi untuk berbagai motif dalam penggunaan internet, yaitu:
1.       Kegunaan interpersonal
2.       Mengisi waktu luang
3.       Pencarian informasi
4.       Kemudahan/kenyamanan

5.       Hiburan

PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM LINGKUP INTERPERSONAL

I. Pendahuluan

a.       Latar Belakang
Internet merupakan salah satu alat komunikasi yang saat ini sangan banyak digunakan banyak kalangan, salah satu pengguna terbesar adalah remaja. Melalui dunia maya, remaja lebih banyak berinteraksi  namun tidak hanya kepada teman atau orang yang dikenal melainkan orang yang baru dikenal di dunia maya.

Privasi terkadang diperlihatkan untuk mengenalkan diri secara tidak langsung terhadap pengguna social media yang lain. Namun tidak sedikit dari remaja yang memalsukan identitas mereka di social media dengan tujuan tertentu.

b.      Rumusan Masalah
1.       Bagaimana aspek psikologis pengguna internet?
2.       Bagiamana aspek demografis dari pengguna internet?

c.       Tujuan
1.       Mahasiswa dapat mengetahui aspek psikologis (fenomena identitas diri melalu internet) pengguna internet
2.       Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh demografis pengguna internet

II. Analisa dan Pembahasan

A.      Aspek Psikologis dari  Individu Pengguna Internet

Sebagian riset akademik yang telah dilakukan mengenai facebook memfokuskan pada bagaimana penguna menampilkan identitas diri dan terkait dengan isu privasi. Melihat banyaknya jumlah informasi yang ditampilkan oleh pengguna facebook, kecenderungan terbukanya informasi yang mereka tampilkan serta kurangnya control pengguna akan privasi, Gross dan Acquisti mengemukakan bahwa kemungkinan besar pengguna mempertaruhkan keamanan diri mereka di dunia nyata (offline) sekaligus di dunia maya (online).

Isu privasi dan keamanan diri dalam penggunaan situs jejaring social umumnya tidak terdefinisikan atau tidak disadari secara luas. Kita dapat melihat sendiri dalam berbagai jenis interaksi seringkali transaksi serta data-data pengguna tersebar secara eksplisit tersebar disitus jejaring social. Selain itu terdapat karakteristik dalam komunikasi bermediasi computer yang dianggap rentan menyebabkan dampak  negative di internet, yaitu anonimitas. Anonimitas ini mendorong kea rah timbulnya disembodiment, sebuah identitas yang tidak tergantung atau dibatasi oleh tampilan fisik. Seperti yang diungkapkan oleh Turkle(1995) “anda dapat menjadi siapa saja di internet. Anda dapat sepenuhnya menciptakan identitas baru sesuai keinginan”.

B.      Aspek Demografis dari Individu Pengguna Internet

Situs jejaring social memiliki beragam fitus teknis. Namun pada umunya, mereka memuat dan memperlihatkan profil penggunanya serta daftar teman yang juga merupakan pengguna dalam system tersebut. Umumnya profil disusun berdasarkan pernyataan yang mengacu pada usia, gender,  lokasi, dan “tentang saya”. Biasanya pengguna dapat mengetahui gender pengguna lain berdasarkan nama atau foto profil yang diunggah pengguna lain. Ini digunakan untuk memperkenalkan diri kepada dunia maya tentang siapa dan bagaimana tentang dirinya.

Berangkat dari studi mengenai komunikasi interpersonal dan media, para peneliti telah mengembangkan tipologi untuk berbagai motif dalam penggunaan internet, yaitu:
1.       Kegunaan interpersonal
2.       Mengisi waktu luang
3.       Pencarian informasi
4.       Kemudahan/kenyamanan
5.       Hiburan

III. Kesimpulan

Internet sangat memudahkan manusia untuk berinteraksi dengan kerabat yang berada jauh. Namun tidak hanya dengan kerabat, tetapi dengan sesame pengguna social media yang tidak dikenal sekalipun. Dalam hal ini, ada beberapa aspek dari pengguna internet seperti aspek psikologis dan aspek demografis yang sangat mempengaruhi pengguna internet.

IV. Referensi


Lspr. 2010. Beyond Borders: Communication Modernity & History. STIKOM LSPR. Jakarta

Layanan Aplikasi Di Internet (tulisan)

A.      World Wide Web (WWW)

      World Wide Web adalah informasi yang dapat diakses melalui internet dimana dokumen-dokumen hypermedia (file-file computer) disimpan dan kemudian diambil dengan cara-cara yang menggunakan metode penentuan alamat  yang unik. World wide web juga merupakan kumpulan computer yang bertindak sebagai server isi/kandungan yang menyimpan dokumen-dokumen yang diformat untuk memungkinkan dilihatnya teks, grafis, dan audio sekaligus juga memungkinkan dibuatnya link dengan dokumen-dokumen lain didalam web.

 B.      Electronic Mail (Email)

     E-Mail  merupakan singkatan dari electronic mail yaitu suatu metode untuk mengirimkan pesan , menyimpannya, dan meneruskannya ke alamat email yang lain melalui media elektronik (internet).  Dengan fasilitas ini, kita bisa mengirim atau menerima pesan(email) dari dank e pengguna internet diseluruh dunia, dan setiap pesan yang dikirim dan diterima akan selalu trsimpan didalam mailbox.

C.      Search Engine

     Search Engine adalah perangkat lunak atau lebih sering disebut robot atau jarring laba-laba yang diprogram untuk mencari website terbaru. Robot ini bekerja dengan cara mengunjungi dari website satu ke website lainnya. Saat mengunjungi website, robot-robot akan mencatat setiap halaman yang ada pada setiap website. Robot-robot tersebut akan mengunjungi ulang website yang pernah dikunjungi secara teratur untuk memastikan apakah website yang telah terindeks masih ada atau tidak.

D.      Chatting

      Chatting merupakan aplikasi yang sangat banyak digunakan oleh pengguna internet untuk berkomunikasi secara langsung baik menggunakan software internet relay chat (IRC) yang berbasis teks seperti mIRCmaupun grafik seperti Yahoo Messenger. Dengan chatting, anda bisa bicara dengan siapa saja yang terhubung dengan internet.

E.       Netiquette

       Netiquette atau netiket merupakan singkatan dari netter etiket yaitu semacam aturan atau etika dalam berkomunikasi sesame pengguna internet, baik itu dalam berkomunikasi email, mailing list, chatting, dan media komunikasi lainnya yang disepakati sebagai aturan dan etika yang umum.  Beberapa contoh netiquette adalah;
1.       Flaming. Jangan memancing flame war (flaming) yang tidak berguna dan jangan terpancing dengan umpan flame. Hindarilah postingan yang sifatnya menyinggung atau memancing emosi yang lain.
2.       Junking. Jika ada spam/junk mail, jangan dihiraukan.

3.       Jangan kirim file berukuran besar melalui attachment tanpa ijin terlebih dahulu pada penerima email.

LAYANAN APLIKASI DI INTERNET

1                   I. Pendahuluan

a.       Latar Belakang

Internet memang menjadi sumber informasi yang paling mudah di akses siapapun dan dimanapun. Melalui internet, segala macam informasi bisa didapatkan dengan mudah, mulai dari ilmu pengetahuan, berita lama dan berita terbaru, sejarah-sejarah mengenai suatu hal, dan lainnya.
        Kemudahan dalam mecari informasi melalui internet telah dimanfaatkan banyak orang untuk menggali informasi bahkan informasi dari ratusan tahun yang lalu. Internet juga dapat digunakan untuk berkomunikasi via teks bahkan bertatap muka antar dunia.

b.      Rumusan Masalah
1.       Apa yang dimaksud dengan World Wide Web?
2.       Apa yang dimaksud dengan E-mail, Search Engine, dan Chatting?
3.       Apa yang dimaksud dengan Netiquette?

c.       Tujuan
1.       Mahasiswa dapan mengetahui dan memahami tentang World Wide Web (WWW)
2.       Mahasiswa dapan mengerti dan menjelaskan tentang E-mail, Search Engine, dan Chatting
3.       Mahasiswa dapam memahami dan mengetahui yang dimaksud dengan Netiquette


II. Analisa dan Pembahasan

A.      World Wide Web (WWW)

World Wide Web adalah informasi yang dapat diakses melalui internet dimana dokumen-dokumen hypermedia (file-file computer) disimpan dan kemudian diambil dengan cara-cara yang menggunakan metode penentuan alamat  yang unik. World wide web juga merupakan kumpulan computer yang bertindak sebagai server isi/kandungan yang menyimpan dokumen-dokumen yang diformat untuk memungkinkan dilihatnya teks, grafis, dan audio sekaligus juga memungkinkan dibuatnya link dengan dokumen-dokumen lain didalam web.


B.      Electronic Mail (Email)

E-Mail  merupakan singkatan dari electronic mail yaitu suatu metode untuk mengirimkan pesan , menyimpannya, dan meneruskannya ke alamat email yang lain melalui media elektronik (internet).  Dengan fasilitas ini, kita bisa mengirim atau menerima pesan(email) dari dank e pengguna internet diseluruh dunia, dan setiap pesan yang dikirim dan diterima akan selalu trsimpan didalam mailbox.

C.      Search Engine

Search Engine adalah perangkat lunak atau lebih sering disebut robot atau jarring laba-laba yang diprogram untuk mencari website terbaru. Robot ini bekerja dengan cara mengunjungi dari website satu ke website lainnya. Saat mengunjungi website, robot-robot akan mencatat setiap halaman yang ada pada setiap website. Robot-robot tersebut akan mengunjungi ulang website yang pernah dikunjungi secara teratur untuk memastikan apakah website yang telah terindeks masih ada atau tidak.

D.      Chatting

Chatting merupakan aplikasi yang sangat banyak digunakan oleh pengguna internet untuk berkomunikasi secara langsung baik menggunakan software internet relay chat (IRC) yang berbasis teks seperti mIRCmaupun grafik seperti Yahoo Messenger. Dengan chatting, anda bisa bicara dengan siapa saja yang terhubung dengan internet.

E.       Netiquette

Netiquette atau netiket merupakan singkatan dari netter etiket yaitu semacam aturan atau etika dalam berkomunikasi sesame pengguna internet, baik itu dalam berkomunikasi email, mailing list, chatting, dan media komunikasi lainnya yang disepakati sebagai aturan dan etika yang umum.  Beberapa contoh netiquette adalah;
1.       Flaming. Jangan memancing flame war (flaming) yang tidak berguna dan jangan terpancing dengan umpan flame. Hindarilah postingan yang sifatnya menyinggung atau memancing emosi yang lain.
2.       Junking. Jika ada spam/junk mail, jangan dihiraukan.
3.       Jangan kirim file berukuran besar melalui attachment tanpa ijin terlebih dahulu pada penerima email.

III. Kesimpulan

Internet menjadi sarana komunikasi yang paling mudah di akses dimanapun dan kapanpun. Dengan internet, seseorang dapat mengirimkan pesan, foto, music, ataupun video menggunakan aplikasi yang ada di internet, seperti E-mail. Juga dapat mengirimkan pesan yang dengan langsung yang disebut dengan chatting. Search Engine digunakan untuk mencari/mengunjungi web yang ingin/telah dikunjungi penguna. Namun dalam berkomunikasi antar sesame pengguna internet, ada semacam aturan atau etika yang disebut dengan Netiquette.

IV. Referensi

McLeod, Raymond dkk. 2008. System Informasi Manajemen, edisi 10. Salemba Empat. Jakarta.

Yuhefizar, 2008. 10 Jan Menguasai Internet Teknologi dan Aplikasinya. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Pengantar Internet (tulisan)

A.      Pengertian dan sejarah internet

Internet adalah singkatan dari interconnected network. Internet merupakan sebuah system komunikasi yang mampu menghubungkan jaringan-jaringan computer di seluruh dunia. Pada tahun 1960-an departemen pertahanan Amerika Serikat melalui Advance Research Projects Agency (ARPA) merintis sebuah system jaringan ARPANET. ARPANET merupakan cikal bakal dari internet.
Pada tahun 1980-an internet mulai digunakan secara terbatas untuk menghubungkan beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat. Protocol standart TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982. System nama domain digunakan pada tahun 1984.
National Science Foundation Network (NSFNET) dibangun pada tahun 1986 dan mulai menggantikan peran ARPANET sebagai jaringan riset di AS. Beberapa jaringan internasional diberbagai Negara mulai dibangun dan dihubungkan dengan NSFNET. ARPANET dibubarkan pada tahun 1990, namun internet masih tetap berkembang hingga sekarang.
Awalnya informasi yang bisa diperoleh melalui internet hanyalah informasi berbasis teks. Pada tahun 1990, layanan berbasis tampilan grafis yaitu World Wide Web (WWW) mulai dekembangkan oleh CERN. Pada tahun 1993, interNIC didirikan untuk melayani pendaftaran nama domain. Sekitar tahun 1994, internet mulai digunakan di Indonesia.

B.      Koneksi Ke Internet

      Setelah membangun koneksi internet,  langkah yang harus dilakukan untuk menghubungkan dengan internet adalah sebagai berikut:
1.       Tampilkan desktop computer.
2.       Jika sudah membuat koneksi internet melalui ISP, bernama benderaNET (sebagai contoh), maka klik icon koneksi bertuliskan benderaNET pada desktop computer menggunakan tombol mouse sebelah kanan.
3.       Ketika muncul menu PopUp, klik connect.
4.       Klik tombol dial dengan nomor 080989999. Ketika proses koneksi dengan internet berhasil, akan muncul sebuah pesan dipojok kanan bawah layar monitor.
5.       Setelah koneksi berhasil, internet dapat digunakan.
Lambatnya koneksi internet disebabkan oleh beberapa factor, factor utamanya adalah kapasitas bandwidth yang diberikan oleh ISP/penyedia jasa internet kepada setiap pengguna berbeda.
C.      Jenis Hubungan Koneksi Internet

Untuk menghubungkan koneksi internet dapat menggunakan kabel merupakan jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Berikut beberapa macam koneksi internet menggunakan media kabel:
1.       Dial-Up, merupakan koneksi internet yang memanfaatkan jalur telepon dengan cara menghubungi nomor telepon khusus agar bisa digunakan untuk berinternet.
2.       ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line),merupakan koneksi internet broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up. ADSL/DSL memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang lebar.
3.        Internet Cabel. Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sinyal-sinyal radio yang biasa di broadcast di udara menjadi bentuk sinyal-sinyal yang dapat dilewatkan didalam bungkusan kabel coaxial.

D.      Perangkat Yang Dibutuhkan
     
      Untuk mengoptimalkan koneksi internet,  ada beberapa cara yang dapat digunakan, yaitu penggunaan perangkat yang digunakan, software tweak internet, browser yang digunakan, tweak registry, dan plugin tertentu. 

PENGANTAR INTERNET

I. Pendahuluan

a.       Latar Belakang
Saat ini internet merupakan kebutuhan semua orang di seluruh dunia yang setiap saat digunakan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan. Melalui dunia maya, internet merupakan alat komunikasi yang paling mudah digunakan dan mudah dijangkau hampir semua kalangan.
Awalnya informasi yang dapat diakses melalui internet hanya informasi berbasisi teks, dan internet masih sulit dan hanya digunakan oleh kalangan atas. Namun berdasarkan perkembangannya, internet telah menjadi system komunikasi yang mudah, cepat, dan terjangkau.

b.      Rumusan Masalah
1.       Apa pengertian internet serta bagaimana sejarah internet?
2.       Bagaimana cara mengkoneksikan computer dengan internet?
3.       Apa saja jenis hubungan koneksi internet?
4.       Apa saja perangkat yang dibutuhkan untuk koneksi ke internet?

c.       Tujuan
1.       Mahasiswa dapat memahami dan mengenai pengertian juga sejarah internet.
2.       Mahasiswa dapat memahami bagaimana cara koneksi internet.
3.       Mahasiswa dapat memahami jenis hubungan koneksi ke internet.
4.       Mahasiswa dapat memahami perangkat yang dibutuhkan untuk koneksi ke internet


II. Analisa dan pembahasan

  A.      Pengertian dan sejarah internet

Internet adalah singkatan dari interconnected network. Internet merupakan sebuah system komunikasi yang mampu menghubungkan jaringan-jaringan computer di seluruh dunia. Pada tahun 1960-an departemen pertahanan Amerika Serikat melalui Advance Research Projects Agency (ARPA) merintis sebuah system jaringan ARPANET. ARPANET merupakan cikal bakal dari internet.
Pada tahun 1980-an internet mulai digunakan secara terbatas untuk menghubungkan beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat. Protocol standart TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982. System nama domain digunakan pada tahun 1984.
National Science Foundation Network (NSFNET) dibangun pada tahun 1986 dan mulai menggantikan peran ARPANET sebagai jaringan riset di AS. Beberapa jaringan internasional diberbagai Negara mulai dibangun dan dihubungkan dengan NSFNET. ARPANET dibubarkan pada tahun 1990, namun internet masih tetap berkembang hingga sekarang.
Awalnya informasi yang bisa diperoleh melalui internet hanyalah informasi berbasis teks. Pada tahun 1990, layanan berbasis tampilan grafis yaitu World Wide Web (WWW) mulai dekembangkan oleh CERN. Pada tahun 1993, interNIC didirikan untuk melayani pendaftaran nama domain. Sekitar tahun 1994, internet mulai digunakan di Indonesia.

  B.      Koneksi Ke Internet

Setelah membangun koneksi internet,  langkah yang harus dilakukan untuk menghubungkan dengan internet adalah sebagai berikut:
1.       Tampilkan desktop computer.
2.       Jika sudah membuat koneksi internet melalui ISP, bernama benderaNET (sebagai contoh), maka klik icon koneksi bertuliskan benderaNET pada desktop computer menggunakan tombol mouse sebelah kanan.
3.       Ketika muncul menu PopUp, klik connect.
4.       Klik tombol dial dengan nomor 080989999. Ketika proses koneksi dengan internet berhasil, akan muncul sebuah pesan dipojok kanan bawah layar monitor.
5.       Setelah koneksi berhasil, internet dapat digunakan.
Lambatnya koneksi internet disebabkan oleh beberapa factor, factor utamanya adalah kapasitas bandwidth yang diberikan oleh ISP/penyedia jasa internet kepada setiap pengguna berbeda.
  C.      Jenis Hubungan Koneksi Internet

Untuk menghubungkan koneksi internet dapat menggunakan kabel merupakan jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Berikut beberapa macam koneksi internet menggunakan media kabel:
1.       Dial-Up, merupakan koneksi internet yang memanfaatkan jalur telepon dengan cara menghubungi nomor telepon khusus agar bisa digunakan untuk berinternet.
2.       ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line),merupakan koneksi internet broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up. ADSL/DSL memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang lebar.
3.        Internet Cabel. Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sinyal-sinyal radio yang biasa di broadcast di udara menjadi bentuk sinyal-sinyal yang dapat dilewatkan didalam bungkusan kabel coaxial.

  D.      Perangkat Yang Dibutuhkan

Untuk mengoptimalkan koneksi internet,  ada beberapa cara yang dapat digunakan, yaitu penggunaan perangkat yang digunakan, software tweak internet, browser yang digunakan, tweak registry, dan plugin tertentu.

III. Kesimpulan

Internet merupakan merupakan sebuah sistem komunikasi yang mampu menghubungkan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Internet mulai digunakan secara terbatas untuk menghubungkan beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat pada tahun 1980. Awalnya informasi yang bisa diperoleh melalui internet hanyalah informasi berbasis teks. Pada tahun 1990, layanan berbasis tampilan grafis yaitu World Wide Web (WWW) mulai dekembangkan oleh CERN.
Lambatnya koneksi internet disebabkan oleh beberapa factor, factor utamanya adalah kapasitas bandwidth yang diberikan oleh ISP/penyedia jasa internet kepada setiap pengguna berbeda. Untuk menghubungkan koneksi internet dapat menggunakan kabel merupakan jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya

IV. Referensi

Juju, Dominikus dkk.  2008. Teknik Mempercepat Koneksi Internet. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Ramadhan, Arif. 2005. Seri Pelajaran Komputer Internet dan Aplikasinya. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.